Monday, January 6, 2014

MENCARI MUSOLLAH ITU


Kesibukan harian
Mengejar dunia
Dari pagi 
Sempatkah ku selak sehelai dua 
Lembaran surah

Suatu ketika dahulu
Aku pernah singgah di musollah itu
Gelap, kelam, sendirian 
Ketakutan seperti dalam liang
Sempitnya musollah itu

Lama dulu
Aku, kami dan anak anak selalu ke sana
Berqiam di akhir Ramadhan
Atau singgah di kuliah bulanan 
Kesibukan dunia
Kini, di kala Mughrib masih sibuk
Di dapur
menanak nasi untuk 
Menyala perut malam
bersama dengkuran resah
Sering alpa 
Meninggalkan saf demi saf dan kenangan 
di musollah itu


Tiba tiba 
Aku terjaga dari mimpi ngeri
Ulat demi ulat dari tanah mengejar
mengelilingiku
Sehingga aku terus berlari 
Kembali mencari Musollah itu.


Sekadar perkongsian isi hati.

4 comments:

❤Kamsiah❤ said...

mati itu pasti yg setiap yg bernyawa..

obat pelangsing cepat,jitu said...

kita takakan kesepian dan tak akan merasa gelap apabila kita hidupnya beramal baik,karena itu salah satu bekal kita nanti

QV said...

beriadah seolah2 kita akan mati bila - bila masa .

MOKCIK AZWA said...

Peringatan yang bagus sis..

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...